CIRI KHAS KLAMIDIA, YUK KENALI!


Klinik Utama Sentosa, Jakarta - Klamidia merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang umum terjadi dan dapat mempengaruhi baik pria maupun wanita. Meskipun sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, ada beberapa ciri khas klamidia yang perlu diidentifikasi untuk pencegahan dan pengobatan yang lebih baik.

Kali ini, pembahasan artikel di bawah akan mengupas tentang ciri khas dari penyakit klamidia yang perlu Anda kenali dengan tepat untuk deteksi dini beserta pengobatannya.

4 Ciri Khas Penyakit Klamidia

Berikut ini adalah beberapa ciri yang khas terkait dengan penyakit klamidia pada pria maupun wanita, antara lain:

1. Keluarnya Cairan dari Organ Kelamin

Salah satu ciri khas klamidia adalah keluarnya cairan dari organ kelamin. Pada pria, cairan ini biasanya muncul dari penis dan dapat berwarna putih atau kekuningan. Pada wanita, keluarnya cairan ini dapat terjadi dari vagina.

Penting untuk diingat bahwa tidak semua orang dengan klamidia akan mengalami gejala ini, sehingga pemeriksaan medis dokter kelamin Klinik Utama Sentosa Jakarta sangat di anjurkan.

2. Nyeri atau Sensasi Terbakar Saat Buang Air Kecil

Infeksi klamidia dapat menyebabkan iritasi pada saluran kemih, yang dapat menghasilkan gejala seperti nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil. Jika Anda mengalami gejala ini, segera berkonsultasi dengan profesional medis Klinik Utama Sentosa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Pembengkakan pada Area Genital

Pada beberapa kasus, klamidia dapat menyebabkan pembengkakan pada organ genital, seperti testis pada pria atau ovarium pada wanita. Pembengkakan ini dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan.

4. Infeksi Tanpa Gejala

Satu ciri khas klamidia yang membuatnya sulit di deteksi adalah kemampuannya untuk berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Banyak orang yang terinfeksi klamidia tidak menyadari bahwa mereka membawa bakteri ini, dan ini dapat menyebabkan penyebaran infeksi tanpa di sadari.

Pencegahan dan Pengobatan

Penting untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan mengadopsi praktik seks yang aman untuk mencegah infeksi klamidia. Penggunaan kondom secara konsisten dapat mengurangi risiko penularan.

Jika Anda memiliki pasangan seksual baru atau curiga terinfeksi, konsultasikan dengan dokter  profesional Klinik Utama Sentosa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat terdeteksi positif mengidap klamidia, pengobatan segera dengan antibiotik resep dokter sangatlah penting.

Guna mencegah komplikasi yang lebih serius, seperti infertilitas atau masalah kesehatan reproduksi lainnya untuk jangka panjang.

Kesimpulan

Mengidentifikasi ciri khas klamidia merupakan langkah penting dalam pencegahan dan pengobatan infeksi ini. Pemeriksaan kesehatan rutin, praktik seks yang aman, dan deteksi dini melalui konsultasi dokter profesional Klinik Utama Sentosa dapat membantu mengurangi risiko penularan klamidia dan memastikan kesehatan seksual yang optimal.

*Hubungi hotline dokter Klinik Utama Sentosa 0812–1230–6885 atau melalui live chat dan WA gratis 24 jam, sekarang!

Sumber: Klinik Utama Sentosa


Created: 10/11/2023 10:07:39
Page views: 87
CREATE NEW PAGE