PETUNJUK LENGKAP MEMBACA CANDLESTICK TRADING

Sebagai orang trader forex, potensi membaca diagram (chart) sebagai soal yang begitu penting untuk Anda mempunyai. Bila Anda pengin mendalami analisis teknikal secara baik, karenanya Anda penting untuk miliki kapabilitas membaca diagram harga dengan bagus.

Kehadiran diagram akan membantu Anda selaku trader forex buat membaca gerakan harga dari hari ke hari.

Oleh karena ada diagram, Anda dapat memastikan tren yang berlangsung dan mendapatkan skema gerakan harga yang nanti tampak untuk membuat keuntungan dalam trading.

Bila trader belum mengenal teknik membaca diagram secara baik, karenanya kiat trading yang memerlukan ketrampilan buat membaca diagram bakal sukar untuk diimplikasikan. https://myclc.clcillinois.edu/web/jeff_test/ttttttutoring/-/message_boards/message/37060691  sebenarnya, secara prinsip diagram forex adalah penampilan yang tunjukkan gerakan dari harga pasar.

Nach sebelumnya pahami seterusnya langkah membaca diagram yang betul, Anda butuh ketahui 3 tipe diagram yang dipakai dalam trading forex untuk menolong studi jadi efisien!

1. Line Chart di Trading


Line Chart di Basis Trading

Line chart termaksud satu diantaranya diagram yang paling simple di basis trading. Diagram ini kerap dipakai oleh trader dan banyak studi teknikal lantaran dapat memamerkan data secara lengkapnya.

Line Chart diperlihatkan jadi garis yang hendak mengaitkan harga-harga penutupan.

Selaku contohnya, perdagangan ditutup pada harga-harga khusus di banyak hari ke belakang. Tiap-tiap tingkat harga penutupan itu akan disambungkan dengan garis lempeng yang ada, dan di sini Anda dapat dengan gampang memandang gerakan harga pada umumnya dalam masa tersendiri.

Umpamanya, dalam beberapa waktu beruntun perdagangan ditutup pada harga;

- 100,
- 200,
- 150,
- 250, dst.

Level-level harga itu dapat dikaitkan dengan garis lempeng di mana pada diagram ini Anda dapat menyaksikan gerakan harga pada umumnya pada sebuah waktu periode spesifik seperti gambar di bawah ini!

Gambar 1: Line Chart

Kuasai membaca chart dalam waktu cepat serta benar di account demonstrasi!

Dalami lebih dalam kembali tentang beberapa jenis chart lewat account demonstrasi. Disamping Anda dapat secara gampang mengetahui serta membaca chart, account demonstrasi di FOREXimf memakai harga real-time sesuai sama harga sebetulnya.

Membuka account demonstrasi 2. Bar Chart di Trading


Bar Chart di Basis Trading

Bar chart menjadi salah satunya diagram yang disenangi serta cukup popular di golongan trader Amerika. Mengapa begitu?

Menurutnya, bar chart lebih ringan buat dipakai dibanding diagram yang lain karen grup barnya lebih simpel.

info selengkapnya ruwet ketimbang line chart, chart type ini memberinya info berkenaan harga pembukaan, penutupan, harga paling tinggi dan sangat rendah pada suatu waktu periode tersendiri.

Sebab punya info itu, chart ini kerap disebut yaitu OHLC chart (Open-High-Low-Close), dan Anda dapat menyaksikannya pada dasar dari bar chart berikut ini.

Gambar 2: Dasar Bar Chart

- Low wakili harga paling rendah yang sempat pernah diperjual-belikan dalam kurun waktu tersendiri.
- High jadi wakil harga paling tinggi pada waktu periode tertentu.
- Close di garis horizontal kecil yang ada pada segi kanan sebagai wakil harga penutupan.
Garis vertikal yang ada pada chart ini sebagai wakil kisaran (bentang) harga dalam waktu periode itu. Di gambar di atas, harga pembukaan ada lebih rendah dibanding harga penutupan. Tapi bisa-bisa di satu waktu,harga pembukaan bertambah tinggi ketimbang harga penutupan.

Gambar 3: Bar Chart

Pada gambar di atas, kita bisa menyaksikan kalau satu bar adalah satu rentang waktu, tidak tahu itu sebulan, 1 minggu, sehari, satu jam, atau sampai semenit. Terkait di rangka waktu berapakah lama Anda plot chart itu.

Secara ringkas, buat pelajari diagram ini Anda tidak usah memiliki teori yang ruwet.

3. Candlestick Chart di Trading


Apakah itu candlestick?

Candlestick adalah salah satunya tipe diagram harga yang membaca gerakan harga di pasar keuangan secara teknikal.

Disebut candlestick lantaran mempunyai bentuk serupa dengan lilin. Katanya chart ini berawal dari negeri Sakura serta juga dikenal dengan Japanese Candlestick Chart.

Untuk membikin diagram candlestick, Anda harus mempunyai data harga pembuka (Open), harga paling tinggi (High), harga terpaling rendah (Low), serta harga penutupan (Close) atau yang lebih dikenali dengan panggilan OHLC dalam era tertentu.

Chart ini siapkan info yang tidak beda jauh dengan bar chart. Ketidakcocokan di antara ke-2  chart ini cuma berada di "bodi badan" saja.

Gambar 4: Dasar Candlestick Chart

Bodi tersebut memvisualisasikan jarak di antara harga open serta close dalam sebuah kurun waktu tersendiri. Kebanyakan, bodi dari candlestick chart ini warna putih dan hitam.

Apabila bodi pada chart itu memiliki warna putih, karena itu harga open ada di bawah, kebalikannya kalau bodi memiliki warna hitam jadi harga open ada pada atas.

Apabila harga open di bawah harga close, jadi status ini biasa disebutkan dengan bull candle. Dalam analisa teknikal, arti bull atau bullish dipakai jika harga pasar condong naik.

Untuk memvisualisasikan gerakan harga yang turun, dipakai makna bear atau bearish, hingga candlestick yang punyai harga open di atas harga close dikatakan bear candle.

Untuk meringankan Anda dalam menganalisis diagram ini, Anda dapat memakai paduan warna biar dilihat menarik dan tahu membandingkan di antara bull candle dan bear candle, sama dalam gambar berikut ini!

Gambar 5: Dasar Candlestick Chart Dengan Warna

Buat mendapati kisah terang terkait diagram ini, Anda dapat perhatikan contoh berikut ini yang perlihatkan berlangsungnya gerakan harga.

Gambar 6: Candlestick Chart

candlestick-trading.gif?w=300&h=209
Banyak trader lebih sukai gunakan chart tipe ini karena lebih menolong secara visual buat mengetahui harga open, close, high dan low ketimbang bar chart.

Candlestick termasuk dalam satu diantaranya chart yang amat banyak dipakai oleh banyak studi teknikal disebabkan potensinya yang simpel diketahui dalam memberikan data.

Lalu, apa kunci yang perlu dipunyai buat membaca diagram forex secara benar?

1. Lihat skema gerakan harga

Anda penting menyerasikan skema gerakan harga dengan type transaksi bisnis yang anda laksanakan. Bila anda mau mengerjakan buy jadi pusatkan di pair mata uang yang diagramnya sedang alami peningkatan.

Begitupun kebalikannya, jikalau anda mau kerjakan sell jadi cari mata uang yang diagramnya sedang alami pengurangan.

2. Periksa time-frame yang dipakai dan simak spread-nya

Tak usah cemas saat memandang gerakan harga yang fenomenal. Melakukan pengetesan dengan teliti untuk chart yang anda pakai sebab tiap-tiap time frame miliki ciri-ciri masing-masing yang harus disamakan dengan struktur trading anda.

Yakinkan penampakan chart ada di time frame yang serupa dengan riset anda. Diluar itu, anda juga dapat konsentrasi di 1 time frame buat entry, maka dari itu proses trading dapat bertambah terukur.

Ingat, anda pun butuh melihat beda di antara nilai jual serta nilai membeli agar membaca chart dengan benar dan baik.

Siap untuk mendalami ke-3  diagram ini dengan benar serta baik?

Tak usah waswas apabila Anda belum pula punyai kapabilitas buat membaca diagram. https://trungtamytehoavang.com.vn/question/diagram-trading-macam-langkah-baca-serta-perumpamaannya/ dapat pelajari langkah membaca diagram yang bagus dengan memanfaatkan account demonstrasi yang dapat Anda peroleh di sini.

Dengan memakai chart jadi alat tolong dalam riset teknikal, Anda bisa memastikan tren dan mendapatkan pola-pola harga yang punya potensi memberi keuntungan buat Anda.

Kuasai dengan cara cepat dan pas dengan account demonstrasi!

Dalami lebih dalam kembali terkait beberapa jenis chart lewat account demonstrasi. Disamping Anda dapat dengan gampang mengenal serta membaca chart, account demonstrasi di FOREXimf memakai harga real-time sesuai sama harga sesungguhnya.

Created: 18/06/2022 06:12:37
Page views: 13
CREATE NEW PAGE