CARA MENGATASI KEPUTIHAN BAU AMIS, BEGINI TIPSNYA!


Klinik Utama Sentosa, Jakarta - Keputihan adalah kondisi alami pada tubuh wanita, tetapi saat keputihan disertai bau amis, ini dapat menimbulkan kekhawatiran dan merugikan kenyamanan sehari-hari.

Bau amis pada keputihan bisa menjadi tanda adanya infeksi atau ketidakseimbangan bakteri dalam area genital. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi keputihan dengan bau amis dan memulihkan kesehatan reproduksi Anda.

1. Konsultasikan dengan DokterKlinik Utama Sentosa

Langkah pertama yang perlu diambil jika Anda mengalami keputihan dengan bau amis adalah berkonsultasi dengan dokter. Dokter ahli Klinik Utama Sentosa Jakarta dapat melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memesan tes untuk menentukan penyebab pasti keputihan. Dengan diagnosis yang akurat, dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai.

2. Jaga Kebersihan Diri

Membersihkan area genital secara teratur adalah langkah penting untuk mencegah dan mengatasi keputihan. Gunakan sabun lembut yang tidak mengandung bahan kimia keras atau pewangi yang dapat menyebabkan iritasi. Hindari mencuci vagina terlalu sering, karena hal ini dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami.

3. Gunakan Pakaian Dalam yang Bisa Bernapas

Pilih pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang dapat bernapas, seperti katun. Hindari pakaian dalam yang terlalu ketat, karena hal ini dapat menciptakan lingkungan yang lembab dan mendukung pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau amis.

4. Ganti Pakaian Dalam dengan Teratur

Selalu mengganti pakaian dalam setelah beraktivitas fisik atau berkeringat untuk mencegah kelembaban yang dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri. Ganti pakaian dalam setiap hari, terutama jika Anda mengalami keputihan.

5. Konsumsi Makanan Sehat

Polanya makan yang sehat dapat berpengaruh pada keseimbangan bakteri dalam tubuh. Konsumsilah makanan yang kaya akan probiotik, seperti yogurt yang mengandung bakteri baik, untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri dalam sistem pencernaan dan area genital.

6. Hindari Pembalut atau Pantyliner Beraroma

Produk kesehatan wanita yang mengandung pewangi atau bahan kimia tertentu dapat menyebabkan iritasi dan mengubah keseimbangan bakteri di area genital. Pilihlah pembalut atau pantyliner tanpa pewangi dan hindari penggunaan produk beraroma jika Anda mengalami keputihan.

7. Terapkan Pola Seksual yang Aman

Praktek-praktek seksual yang aman dapat membantu mencegah infeksi yang dapat menyebabkan keputihan bau amis. Gunakan kondom untuk melindungi diri dari infeksi menular seksual dan hindari hubungan seksual yang tidak aman.

Kesimpulan

Mengatasi keputihan dengan bau amis memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan dan kesehatan reproduksi. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan konsultasi dengan dokter Klinik Utama Sentosa, Anda dapat mengambil langkah-langkah positif untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dan mendukung kesehatan reproduksi yang optimal.

*Hubungi hotline dokter Klinik Utama Sentosa 0812–1230–6885 atau melalui live chat dan WA gratis 24 jam, sekarang!

Sumber: Klinik Utama Sentosa


Created: 13/11/2023 10:39:34
Page views: 43
CREATE NEW PAGE